Latent Semantic Indexing Keywords (LSI), Related Word

Posted on

Latent Semantic Indexing Keywords (LSI)

Google tidak menggunakan lagi LSI, karena itu teknologi orang lain yang dipakai 89, tapi google tidak menggungakan istilah Related Word, jadi masih kata kata yang masih berhubungan, tapi pondasi yang menggnakan istilah LSI, karena Copy Right.

LSI itu gunanya untuk apa ?, untuk memperkaya, untuk memperkaya, bahwa yang dimaksud keyword itu apa ?,

jadi yang dimaksud itu adalah penjelasan penjelasan di tiap paraghraph berhubungan dengan keyword, itu yang mendefinisikan keyword kita,

misalnya adalah srikaya,

letak dari nama LSI adalah, kamu harus menjelaskan dari Srikaya, definisi keyword srikaya harus dijelaskan,

tujuan, bentuk, dan lain lainnya.

Penjelasan tentang Keyword itu disebut dengan Latent Semantic Indexing Keywords (LSI), di mata google srikaya adalah buah dan selai,

 

jika yang dimasukkan buah, maka jangan masukkan istilah roti, santan, gula merah, trigu maka yang dimaksud dalam srikaya ini adalah selai bukan tentang buah, karena kata kata mendukung dari srikaya tersebut adalah roti, kue, telur, santan, gula merah dan terigu.

 

maka itulah fungsi dari Latent Semantic Indexing Keywords (LSI) atau disebut Related Word dari bahasa Google.

Kalau membahas sinonim, maka menggunakan Buah Nona, Sirsak

 

Latent Semantic Indexing Keywords (LSI) selain letaknya di Paraghragph, Letaknya juga ada di search deskripsi, Subheading dan seterusnya.

Cara Robot Goole Membaca Latent Semantic atau Related Word

Jadi Latent Semantic Indexing Keywords (LSI) hanya untuk membantu keyword dalam bentuk paraghraph.

contohnya Latent Semantic atau Related Word lainnya adalah Apple, Apple ada dua, Iphone dan Nama Buah

Maka pada dasarnya robot google adalah hanya robot yang tidak pintar, yang membuat dia pintar adalah kita sendiri, maka untuk menjelaskan maksud Apple tujuan kita adalah Latent Semantic atau Related Word yang kita jelaskan di tiap paraghrap

 

Sumber Youtube Blog Tips

Latent semantic indexing keywords (LSI) ialah kependekan dari Latent Semantic Indexing yang diverifikasi oleh algoritme Google selaku aspek khusus dari metode rangking di SERP. Sesaat LSI Kata kunci (keyword) ialah kata kunci (keyword) yang terkait dengan kata kunci (keyword) penting. Sering dikatakan sebagai persamaan kata dari kata kunci (keyword) penting, LSI kata kunci (keyword) meliputi beberapa hal lain, baik yang terkait langsung atau tidak dari kata kunci (keyword) penting. LSI memetakan sekalian mendapati jalinan antar kata kunci (keyword) berdasar skema penelusuran serta perilaku beberapa pemakai. Dengan nalar itu, Google fokus ke makna dari tiap kata serta hubungan dengan kalimat lainnya, yang dikatakan sebagai pengetahuan semasiologi atau semantik.

Metode ini secara stabil sanggup mengh alau beberapa konten bermutu rendah yang cuman dipenuhi oleh kata kunci (keyword) disitu-sini tapi tidak mempunyai isi yang berkaitan (kerap distilahkan ‘nembak kata kunci (keyword) atau’pencurian kata kunci (keyword)). Karena itu bicara mengenai lsi keywords, harus kita jugaakan menggeret masalah Kata kunci (keyword) Densitas yang disimpulkan secara hartiah selaku kedalaman kata kunci (keyword) , Kata kunci (keyword) Densitas menerangkan berapakah kali satu kata kunci (keyword) disebut dalam satu artikel yang prosentasi.

Misalkan kita mempunyai artikel 5000 kata dengan kata kunci (keyword) ” ice krim ” yang disebut sekitar 10x, karena itu besaran kata kunci (keyword) densitas untuk “ice krim” ialah 2%. Bila dituliskan 20 % karena itu kata kunci (keyword) densitasnya ialah 4 % dan sebagainya. Serta seperti inilah langkah kita menyambungkan segala hal di atas jadi satu perancangan artikel yang bagus untuk SEO: Tetapkan kata kunci (keyword) penting yang pengin dioptimasi Cari lsi keywords dari kata kunci (keyword) penting berdasar search queries atau terkait kata kunci (keyword) yang akan kita ulas dalam artikel. Anda dapat mendapatinya secara manual atau memakai kontribusi alat LSI yang ada. Google it. Bikinlah artikel yang bermutu tinggi, nyaman dibaca serta (jika dapat) panjang. Bila perlu serta memungkinkannya, v gabungkan artikel dengan gambar, tabel, video serta beberapa jenis content yang lain Optimasikan penyebutan kata kunci (keyword) serta LSI kata kunci (keyword) dalam artikel supaya Google mengenali kata kunci (keyword) apa yang paling berkaitan dengan artikel itu, tapi yakinkan sekitar di antara 2-3 % untuk menghindar densitas penalti.

 

Apakah Latent Semantic Indexing Keywords (LSI) masih penting ?

iya karena LSI adalah kata penunjang untuk kata kunci utama, Ahref saat ini membacanya sebagai Related Word untuk mensupport Keyword utama,

 

Tools Related Word / LSI

gunakan Google Cloud Natural Language dan tool ini gratis hanya saja berfungsi untuk bahasa inggris

jadi kalau menulis, menulislah yang cerdas

Gravatar Image
Seo, Media, Studio membahas hal hal seputar SEO, tips dan trick Blog Youtube, Desain Grafis dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *